"It's still well-framed in my mind."










Jadi ceritanya begini. Saya pertama kali liat band ini tanggal 24 Juli 2009 di acara ultah kakaknya temen, mas Bejus. Acara ultah yang dikasih nama "DRINK, DRANK, DRUNK" itu emang dikemas kayak acoustic gig kecil-kecilan di teras. Kalo gak salah yang perform saat itu adalah Plan For Tomorrow (band-nya mas Bejus sendiri), Others, Nobodies, blablabla... (saya gak inget kalo misal ada lagi), dan African Air Conditioner yang foto-fotonya ada diatas ini. Pertamanya sih saya nikmatin secara rata-rata pas denger AAC (singkatannya African Air Conditioner, tau lah yaa) maen, lumayan sih lagu-lagunya enak. Apalagi temen-temen saya yang cewek ternyata pada hapal salah satu track andalan mereka, "Longest Afternoon". Saya pas itu sih cuma nyengir-nyengir biasa, abisnya emang baru tau sih. Hehe.

Dan berlanjut pas saya dateng ke acara musik laennya di Surabaya (dan termasuk jadwal manggung-nya AAC), seperti Prambors Tuesday Outloud, CIRCUS (Charity In Ramadhan Cubicle Sale) music session, Indie Clothing Expo 2010 "The Expotaiment: GO ICE Band 2010", Provoke! Repro Gathering#2 Surabaya, Jatim Fair 2010, Locker Keeper vol.2 music session, sampe acara HIPMI Garage Sale tanggal 30 April 2011 kemaren; saya makin suka sama musik mereka (ini objektif lho, walopun emang ada unsur kalo gitarisnya adalah pacar saya :p).

Kalo disuruh ngedeskripsiin, mungkin saya bisa bilang kalo musik African Air Conditioner itu 90s banget, ditunjang sama Radiohead sebagai major influence dan Explosions In The Sky, Pearl Jam, Coldplay, Ben Folds Five, serta Smashing Pumpkins yang turut nyumbang inspirasi bagi mereka*. But overall, akhirnya mereka resmi mendeklarasikan "Indie-Rock" sebagai music genre-nya African Air Conditioner.

Nah, kelar ngomongin musik African Air Conditioner secara keseluruhan, sekarang coba ke bagian karya plus pencapaian mereka. Salah satu track favorit saya jelas-jelaslah "Start", karena emang menurut saya komposisi nadanya oke banget! Nggak salah emang kalo track itu muncul di album kompilasi "MTDS#2 SLICER!" bareng band-band jempolan laennya macem: Angsa & Serigala, Sajama Cut, Lull, Museum of Modern Art, Lost Pilots (Switzerland), dan We Only Said (France). Selaen itu, their greatest achievement juga muncul saat profil mereka dimuat sebuah media nasional, yaitu majalah HAI edisi 27 September - 3 Oktober 2010 (liat tampilannya disini), dimana pas itu personel African Air Conditioner masih 3 orang. Mengutip perjalanan mereka di blog MySpace bulan September 2010, kehadiran Ardo Sitompul sebagai drummer baru emang makin ngelengkapin musik African Air Conditioner sampe sekarang.

So, that is African Air Conditioner. Enjoy their music and sing along, guys! :)

African Air Conditioner myspace : http://www.myspace.com/africanairconditioner
African Air Conditioner latest gig and updates: http://twitter.com/AfricanAC

(P.S: Download album EP pertama mereka, "Cynical, Ironical, Sarcastic" disini. Album tersebut berisi 6 lagu yang sengaja disebar secara gratis, yaitu "Start", "Longest Afternoon", "In A Tin Can", "Smoking L.C.D", "Trapped Between The Lines", dan "Agoraphobia In Iceland".)

*dikutip dari hasil wawancara saya dengan mereka buat fitur Indopendent di Provoke! Magazine edisi 5 "Janji" (SBY).

Comments

Post a Comment

Popular Posts