Mimpi saat tidur

Percaya nggak percaya, ide untuk membuat postingan ini lahir ketika saya lagi berada di sebuah klinik kecantikan. Ya, tadi jam 10.45 saya pergi untuk mengambil baju di laundry dan membeli obat di klinik tersebut. Selagi menunggu nama saya dipanggil, saya duduk diatas sofa dan mengambil buku yang saya beli kemarin. Judulnya adalah "ri.sa.ra", karangan Sara Wijayanto dan Risa Saraswati. Saya pun langsung asik membaca buku bersampul hitam itu.

Mereka yang mengenal Risa Saraswati, baik melalui vokal "beautifully hunting"-nya saat masih di Homogenic ataupun sekarang dengan Sarasvati, pasti sudah tahu buku itu tentang apa. Memang benar, kali ini buku tersebut menceritakan persahabatannya dengan Sara Wijayanto yang juga bisa melihat mahluk halus. Di tengah-tengah cerita yang saya baca, tiba-tiba saja terceletuk pikiran untuk membuat postingan tentang mimpi sewaktu tidur. Lucu rasanya, mengingat banyak orang yang berpikir kalau mimpi hanyalah bunga tidur. But I tell you now, I secretly believe that dreams are symbols. Saya percaya kalau mimpi sewaktu tidur itu bukanlah bunga tidur, melainkan sesuatu yang memiliki maksud tertentu.

***

Berawal dari suatu hari ketika Mama menanggapi kebiasaan saya bercerita secara runtut. Kata beliau, sejak kecil saya sering bercerita tentang mimpi semalam. "Seru sekali kalo Kiza lagi cerita. Bisa hafal gitu jalan ceritanya," begitu kata Mama. Saya pun cuma mesem. "Masa iya sih, Ma?" saya tanya balik. "Iya, pokoknya Kiza kalau habis mimpi itu selalu cerita ke Mama. Urut; dari cerita awal sampai akhirnya tuh kamu hafal lho." jelas Mama sambil tersenyum. Saya pun mesem lagi. Antara GR dan juga nggak percaya kalo dari kecil saya selalu mengingat mimpi semalam.

Memang benar sih. Sampai sekarang pun, saya sering bisa mengingat jalan cerita mimpi semalam. Dari yang trivial sampe yang berkesan banget. Terus lucunya lagi, MIMPI SAYA ITU SELALU ANEH-ANEH. Aneh-aneh dalam arti emang aneh dan kadang sampe konyol. Sering deh, saya ini mimpiin sahabat-sahabat saya. Ceritanya pun nggak ada yang manis, so sweet ala persahabatan-persahabatan di TV, tapi malah sedikit konyol. Sahabat-sahabat saya itupun mengakuinya setiap saya paparkan mimpi itu di grup Whatsapp kami. Mereka selalu bilang begini dalam logat Suroboyo-an, "Sut, Sut (nama panggilan saya Kisut), mimpimu lak mesti uaneh-uaneh." Saking seringnya saya cerita tentang mimpi yang non sense itu, mereka sampai cuma menanggapi dengan "Hahahahaha, Kijut, Kijut (nama panggilan saya lainnya)." dengan berbagai macam emoji.

Jendela kamar yang selalu saya lihat begitu bangun tidur.

Salah satu mimpi dengan sahabat-sahabat saya yang berkesan ialah saat empat dari kami berkumpul di ruang kelas. Saya inget, ruangan tersebut adalah ruang kelas X-5 di SMA saya dulu. Kami duduk di pojokan ruangan dengan model bangku 2 kursi x 1 meja. Teman saya satunya yang bernama Echa, tiba-tiba datang dari depan. Ceritanya dia habis ngajar gitu. Ya, memang, di kehidupan nyata dia adalah seorang guru. Nah akhirnya dia menghampiri saya, Putri, dan Marsha yang sudah duduk duluan di suatu bangku. Konyolnya, waktu itu kami sedang asik makan gorengan dan ceritanya Echa mengambil jatah gorengan Marsha. Kami pun ketawa kecil-kecil sambil memperhatikan reaksi Marsha yang sewot dan Echa yang cuek saat itu. BLES! Mimpi saya pun tiba-tiba selesai.

Begitulah contoh mimpi saya yang (mungkin) sedikit aneh. Apa coba maksudnya mimpi makan gorengan sama temen-temen, 'kan? Tapi dasar, saya memang selalu penasaran sama arti mimpi tersebut. Mungkin gorengan emang nggak signifikan, tapi saya coba mengingat-ingat simbol-simbol yang ada saat itu. Yup, the room where the action is taken. Ruang kelas sekolah saya dulu. Saya pun langsung menerka-nerka mengapa ya saya bermimpi tentang ruang kelas itu? Padahal ya di kehidupan sekarang ini saya biasa-biasa aja lho sama masa SMA. Malah bisa dibilang saya nggak terlalu kangen sama masa SMA. Ya udah deh, akhirnya saya melakukan kebiasaan ini: mengecek arti mimpi di Internet! :p Situs yang biasa saya gunakan adalah www.dreammoods.com dan saya tinggal mengetik suatu simbol di kolom "Search" atau menurut mereka, adalah kolom "Interpret my dream symbol".

Halaman depan www.dreammoods.com

Contoh tafsiran "ruang kelas" sebagai setting tempat saat mimpi itu terjadi :p

Saya lupa sih waktu itu saya googling langsung arti mimpinya nggak ya. Tapi anehnya, kebanyakan simbol-simbol yang muncul di mimpi saya itu berkaitan banget sama apa yang dipaparkan di situs itu (atau situs lainnya yang saya gunakan). Misalnya, saat itu saya mimpi tentang kucing. Yang padahal di kehidupan nyata itu saya nggak abis main sama kucing atau mikirin kucing sama sekali. Lhah kok ini tiba-tiba dimimpiin kucing. Karena percaya dan penasaran, saya lanjutkan kebiasaan aneh saya itu. Googling arti mimpi kucing! Hehe. Menurut Dream Moods, melihat kucing di dalam mimpi itu menyimbolkan "independent spirit, feminine sexuality, creativity and power". Setelah saya pikir-pikir, ternyata ya memang cocok dengan keadaan saya. Saat itu saya emang lagi suka mikir gimana caranya bisa hidup independen setelah saya selesai kuliah. Saya kepikiran banyak hal; mulai dari bekerja (pastinya) dan mempunyai bisnis kreatif sendiri. Intinya, sesuatu yang berkenaan dengan kreativitas saya deh. Ya mungkin bagi beberapa orang, mimpi itu apa sih, cuma bunga tidur dan nggak ada artinya. But, sekali lagi buat saya, mimpi itu adalah simbol. Mimpi itu mengartikan sesuatu. Saya bisa ngomong gini bukan karena ikut-ikutan atau gimana, tapi karena saya mengalaminya sendiri.

Nah, ini contoh nyata yang saya alami ....dan nggak jarang, bikin saya takut. Dari dulu, saya selalu takut kalo mimpi gigi copot. Alasannya, saya percaya kalo gigi copot itu menandakan ada kerabat yang akan meninggal atau saya akan mendengar kabar duka. Wah, bener banget. Saat itu saya memang mimpi gigi saya terlepas sendiri. Keesokan harinya saya mendengar kabar bahwa ada kerabat keluarga saya yang meninggal. Anehnya, kerabat yang meninggal itu juga nggak dekat-dekat banget sama keluarga saya. Justru ketika ada kerabat dekat yang meninggal, seperti almarhum Eyang Papi saya waktu itu, saya tidak diberi mimpi apa-apa. Pernah juga ketika itu saya mimpi gigi copot untuk kesekian kalinya. Mood saya langsung jelek gitu di pagi harinya. Eh, pas baca koran, ternyata ada artis yang meninggal. Saya lupa siapa waktu itu. Pokoknya saya langsung bergidik ngeri lah. Makanya, sampai sekarang saya selalu takut kalau mimpi gigi copot. Saya selalu berharap kalau keluarga sekeliling saya aman-aman saja dan sehat sentosa. Amin!

Ada satu cerita tentang mimpi lagi yang menimbulkan kesan mendalam. Setelah wafatnya eyang kakung saya, atau Eyang Papi, begitu saya menyebutnya; saya merupakan salah satu cucunya yang suka dimimpiin beliau. Senengnya, mimpinya itu selalu bagus-bagus. Yang selalu saya inget betul adalah mimpi saat beliau memeluk saya dan mencium pipi saya. Di dalam mimpi itu, saya lihat Eyang Papi tersenyum tulus dan riang pada saya. Wah rasanya kangen banget sama beliau. Pagi harinya, saya cerita itu ke Mama. Mama pun langsung ikut seneng. Katanya saya disuruh langsung mendoakan Eyang Papi. Begitu Mama cerita ke eyang putri saya, atau Eyang Mami, Eyang Mami langsung bilang, "Oh, Papi bangga itu sama cucunya. Bisa belajar sampai ke luar negeri." DEG! Saya jadi tersipu sekaligus ngeri-seneng-bersyukur gimana gitu. Semoga bener ya, Eyang Papi :)

***

Intinya, lewat postingan ini saya mau ngutarain kepercayaan saya terhadap mimpi dan artinya. Mimpi yang mimpi beneran lho ya, mimpi yang ada saat kita tidur. Bukan mimpi yang diartikan 'harapan'. Bagi saya, mimpi ini bisa membantu saya mengidentifikasi masalah sehari-hari. Kadang 'kan kita nggak sadar gitu ya sehari-hari itu pasti ada sesuatu yang menggelitik. Entah perasaan sedih, senang, kesel, atau apa itu, yang timbul dari suatu permasalahan. Nah, kadang kita nggak mampu buat mengidentifikasi hal itu karena memang bukanlah sesuatu yang keliatan, tapi sesuatu yang kita rasa. Saya rasa, kalo kita percaya, mimpi ini juga bisa bermanfaat kok bagi kita. Mimpi bisa bikin kita waspada dan 'aware' sama keadaan sekitar. 'Aware' sama hal-hal minor yang menurut kita sepele, tapi punya efek besar; seperti kesehatan keluarga atau hubungan dengan siapa pun.

Saya jadi inget juga perkataan seorang sahabat yang percaya juga sama mimpi. Dia bilang kalo mimpi itu pasti signifikan kalo terjadi waktu dini hari. Menurut dia, mimpi di siang bolong itu nggak ada apa-apanya. Saya pribadi sih menganggap semua mimpi itu signifikan, hehehe. Habisnya kebanyakan bener sih antara simbol-simbol yang muncul dan artinya di kehidupan nyata. Ya udah deh, namanya juga tentang kepercayaan :)

Baiklah, segitu aja. Saya mau makan nih. Daritadi belum makan siang! :p

Comments

  1. Kak, kenapa mimpinya gak dibuat cerpen aja.. !?
    Saya biasa kaya gitu, tapi jadi cerpen di blog saya...
    Konyol.... atau ini kali ya seni tak terbatas.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah haha terlalu aneh nanti kalo dibuat cerpen :p

      Delete
    2. wahh, komen saya benar2 di balas oleh seorang Felkiza Finanda..
      Makassihh...
      Sekarang orang suka aneh aneh kok kak, :D

      Delete

Post a Comment

Popular Posts